My Poem " Sekalimat-Nafasku " part two))



Megawatiku  DAN abdi sang pertiwiku

Dikau bagaikan rembulan yang menyinari dunia kegelapan
Bagaikan Ibuku yang selalu menyapih sang putra putri Indonesia
Disiapkannya baju keberanian
Disiapkannya makanan makna sebuah tutur lembut
Disuapinya dengan cinta keyakinan suci
Bahwa adanya suatu perubahan asa
Dan kemudian
Bahwa ada perubahan cuaca hati kegelapan jiwa
Bahwasannya pemuda pemudi Indonesia adalah cahaya matahari
Berikanlah pemuda harapan bangsa akan kususupi dengan kemandirian
Berikanlah kemudi khayalan mimpi kucitakan sebuah kenyataan indah
Bahwasanya Soekarno adalah ada dengan ketiadaanya
Bahwa kata-katanya penuh kebijakan dalam kebajikan sebuah tugas
Tugas dari sebuah keyakinan dalam tujuan mengkokohkan tunas bangsa
Maka biarlah biarlah biarkan
Dan biarkan mereka seakan kehausan  minuman asi  air untuk kehidupan jiwa yang kering
Aku akan berdiri
Aku akan berjuang
Aku akan memimpin
Dan saya hanya haus akan bertutur sapa
Bertutur kata lebih banyak
Bertutur kasih mesranya seolah Engkau adalah abdiku
Seolah dikau adalah Ibuku
Dikau tetap merah
Saya merah darahnya sumpah para pemuda
Merah darahnya jiwa raga semua Indonesiaku
Aku diam Ibuku Diam
Diam dalam menghayati menafakuri satu makna “satoe tujuan hidup ini!
100 diam 1 kata jadikanlah kenyataanku!
Maka Kun fayakun!*,
Maka bacalah Al-Hikmah
Biarlah sang 'nyatawatiku'* si penghayatannya yang indahnya suaranya dan ku pernindahkan agar menjadi merah jasnya
Subhanalloh aku mencintaiMu
Sudahi kecapaian dalam berkeluarga dengan air dahaga dengan oase dariMu
Dahaga sang kepayahan
Cape dech yuk! Tetap jaga semangat!’
Biarlah saya do’akan saja
Biarkah saya berkorban
Dan saya do’akan kalian lagi sekali lagi!
Agar anda-anda para pejuang rakyat tetap hidup
Titik .
Bacalah suratNya hati Quran! Surat Yasin
Agar kalian mengerti dan menuruti PerintahNya
Perintah dalam sabdanya beliau!
By Dan009
Cimahi Utara, 19 September 2013
T=detikQu


Presiden sang pemimpin

Jelajahi angkara murka dengan sedikit berpeluh kerupawan jiwa
Jembatan antara kensicayan yang begitu memungkinkan untuk meyakinkan
Jelajahi sang waktumu dengan gagah dan penuh dengan kemuliaan
Jangan bersedih karena ada orang yang begitu pedulikan rakyatmu
Jangan berharap kepada sang keadilan hakim dan jaksa
Jangan biarkan musuh-musuh diri meragukan keniscayaan diri
Niscaya pasti engkaulah sang terang benderang
Niscaya waktu akan berakhir untuk beristirahat
Niscaya peluh keringat akan menjadi warna dalam kehidupan anda nanti
Kehidupan terang benderang masa depan akan menyinari keluarga
Semoga engkau menjadi tauladan akhiri masalah bangsa
Milad sang presiden, umurmu tampak dalam kemudaan
Semoga panjang dalam kemuliaan hidup di hari kemudian

Sisirlah rambut kehitaman yang tampak dalam muka yang penuh putih noor
Noor hidayah memenuhi langit dalam keyakinanmu

Semoga tetap tabah dalam kebahagiaan abadi
Keluargamu andaikan adalah keluargaku juga
Maka bahagialah hatiku,
Maka rupawanlah seluruh bidadari dan bidadara
Terima kasih untuk tetap memimpin!
Terima kasih untuk tetap tegak berdiri!
Terima kasih untuk tetap berharap dan berkeyakinan
Untuk lebih pasti di hari esok yang lebih terbaharukan.

By Dadan

Mudah-mudahan akan di bacakan oleh:
Tamara Bleszynski sang pembaca puisi yang rupawan dalam menghayati*





Puisi untuk persaudaraan
Brotherhood dan Harley Davidson
Dan atau
Club motor lainnya

Persaudaraan nan abadi,
Berkawan dalam berpenderitaan
Berkawan dalam berprestasi hidup
Berkawan dalam bahagia suka dan sejahtera
Apakah setelah engkau bertanah
Apakah setelah engkau mati meninggalkan tulang
Apakah setelah engkau menjadi tanah
Sudikah kita berkumpul?
Sudikah kita bersama dalam kebersamaan hidup luhur?
Sudikah kalian dikawinkan dengan 100001 bidadari?
Enol adalah angka dalam keluhuran budinya Tuhan
Alloh nu dipikaasih jeung nudipikameumeut ku araranjeun,
Tuhan teu aya nu disembah iwal Gusti Alloh SWT
Alloh nu disembah sanes motor hidep
Alloh jeung Muhammad nukersaning mikaasih
Subhanalloh bermotorlah dalam niat bersih nawaetu
BismilahimajjrehaawarmursahaainnaYagofururrohieem
Baraya nujadi musuh dipikaasih tur dipikacinta
Eweuh nudipikasieun
Mikacinta jeung mikaasih ka anak pamajikan
Mikacinta ka diri
Mikamulyakeun ka pamarentah
Alloh nu Euweuh jeung nu Aya
Maha bathin Maha tersembunyi Maha Aya
Bismillah hayu urang babarayaan!


Milad sang legenda hidup

Semerbak dalam hari indah
Tahun berganti dalam kenangan indah
Smoga menjadi tahun yang indah
Indahkan masalalu terkini adalah yang terbaik
Panjang usia rezeki dan kebahagiaan termiliki
Amien








Ketika mata Illahi bicara padaku akan sebuah hadiah cinta yang terbalas dengan JanjiNya!

Cigadung, di bulan Ramadhan di tahun 2005
Pesantren Bandung

Suatu ketika waktu itu ...,
Aku menggerakan derap langkah terlunglai selama hidupku begitu panjang usia dunia ini
Aku berfikir dimanakah lagi mencari cinta sejatiku Cinta suciku atau cinta termulia dipandanganNya Mencari sesuap nasi penuh untuk keluarga
Berjalan dan berjalan dan sekali lagi berjalan bersa’i hingga keringat tak terasa habis menyusut
Dan hingga ke suatu pesantren yang penuh dengan bising keramaian antara kekhusuan
Kupikir sebuah sandiwara aneh!
Wah, dipinggirku botol Cap Sumbawa untuk mengurut relaksasi dalam genggaman keahlianku mencari mangsa!
Mangsa? enggak cuman pasien untuk fulus!
Dan,
Kaki berpijak pada keangkuhan langit dan bumi itu yang seakan akan mengguruiku...,
Mereka bisu !
Mereka tuli !
Mereka buta !, tapi saya menjadi mengerti karena kerendahanku kepada Sang Illahi...,
Sebuah hadiah indah dari sang Takdir yang Arif dalam kesayang Sang azzali
Derap kaki berpacu bersamaan ketika itu
Dalam pandangan hatiku melihat bersamaan dengan mata ku melihat seorang wanita berparas indah Menghadiahkan senyuman yang penuh dengan makna...
Tatapan sang bidadari seolah-olah menghujani kalbuku yang luntur dengan keyakinanku pada sebuah perkataan sabdanya
Sekali pandang…
Oh, menjadi  bayangan abadi dihatiku
Dan
Terus menerus menatap mata batinku hingga
Dan lupa daratan
Mana daratan mana sungai mana pantai
Aku tak pedulikan seolah air yang terus menyirami hati kotor menjadi zam-zamku
Hingga pada sebuah waktu seketika itu pun
Mudah-mudahan beliau pun demikian!

Suaranya menjadi pendengar yang indah
Bagai suara bidadari yang terus menerus bernyanyi nyanyian yang indah sekali
Terpanah hatiku!
Sentuhan kalbu menjadi tenang penuh ketenangan batin!
Membawa kepada lelamunan yang tak pasti
Atau,
Berjumpa dengannya
Maaf dindaku! Engkau bukan
Aisyahku
Ya Khummairo!
Wahai yang kemerah-merahan pipimu!*
Tapi andaikanlah jika
Ku memandang lagi hari itu
Sinar parasmu yang sekali dalam sabdanya
Engkau bagaikan lukisan pagi
Ku rela dalam berbagi kasih dalam sanubari
Dari tatapan yang berkelambu
Tuk melupakan hari-hari esok
Tuk melupakan hari-hari kemarin
Yang kelabu
Menjadilah hari ini dan seterusnya
Menjadi hari-hari harapan gemilang
Menjadi hari-hari cahaya mengganti bayangan ilusi
Sedetik
Sehari
Setahap
Setetes
Sekemilau cahaya
Yang akan melukiskan hari-hari_ku
Yang akan melukiskan hari-hari_mu
Dalam menjalani kehudupan berjalan
Dengan Sang Waktu!
Sekarang!
(Sang cahayaku sang detikku sayangku Sang harapan hatiku yang sedang galau
Memikirkanmu)











Hijauku
   


Dia teduh
Kedalam hatiku
Bak hijau ditengah gurun teriknya matahari
Begitu teduh
Begitu hijau
Begitu layaknya dedaunan yang elok rupawan
Begitu mesra, Masya Alloh!
Mesranya
Andaikan
Engkau bersanding bersandar di muka cermin
Yang penuh dengan bayanganmu,
Putih sinar tiada tampak dalam bayangan masa lalu yang kelam
Tersapu dengan senyumanMu
Alloh Azzawajalla!
Engkau pujaanku
Tampak bersih tulus bagaikan cintaku padamu
Yang tak terungkap dengan berapa ribuan  bait puisiku!
Berapa dinar
Berapa jauh jarak
Berapa rintangan hadangan yang akang harus hadapi!
Biarlah angin sepoy memandu membawakan segarnya nafasku
Untuk kuberadu dalam aduan pandangan
Lalu ku sandar dalam bidanyanya kedamaian hati hatimu di dadan"g"..*
Garudaku untukmoe? tau kan maksudnyah........
Enggak! bukan itoeh...
Didadaku ada lima S
Sayang
Syukur
Sipu
Sapa
Syayaaaaang bangeut
(Ironi dalamku memandang perempuan-perempuan yang mungkin bukan yang menjadi milikku)


Angel like a his heart


The angel is beauty and will go down to the small earth the small planet
Uh
She had fearlessness ..
I'm so sorry if,
I lie  to feeling your magnificent on your smile
I lie  to see trough to your bright on your eyes
I lie because  my feeling so right so truth
I can't imagine that!
If the world without you
I can't fly to the sky
Because i don't have a plane
And no plan? No way!
But i knew your heart is full of moon
But i known because i don't have a feeling about you*
“Please don’t tell brad in pitt” *
Like ice in the everest,
Or
Like ice in my heart?
But
Your lips
Uh i'm fire!
Please don't angry
If i care to your children!
Your child
Your Childhood
“Cineuten blos ka kolong bapa satar buleneng”*
Proof it?  Damn it!
And i will prove! Proven
No gun no breaktrough!
Please and please be patient
And
Be your self!*
“No shake on to my hand with the lubrication.or something else., you know  i mind.. like Shakesphare and i think he do that the same like me too or maybe Salvador Dali “The Great Mastubrator””
Don’t be redecoulous mam!
Dont be cruel!
I’m promosed never ever and ever do that again*

Hmm
Meanwhile,

The wings has fallen
The truth must be there
The heart must talking
Heart and truth can’t lieying

The sea
The mountain
The place some out there and whatever!
I see and
I pretty sure we can talk much about your body!*
“Sorry obout this! I wanna..think what your thinking
Because my eyes is very dangerous!I but it’s  Ok  and The God must be trust *
Time is God
And God knowing
 Not just pretty mom
Time will talk.
Dismiss
Once more time babe*
AND
I  just want to say "hai and peace"
I'm from the earth "nano nano!"
Hmm, so sweetness
Like a sweet of candy or
Kind of the  Robbin William's Tv movies
That's the life..*
Simple life like she sad*
Maybe Mrs Hilton in Paris just vocation just another “blow job” because she need the new job.Yeah I know Paris Hilton is cute but you cutiest! she must went to Jakarta not going to Paris because Paris also like Paris Van Java” But Jakarta not Bandung”
................................................................................---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- The_fortune123 – “don’t crack my heart” -

 

Once more time ..

I want to eat “baso” meat ball with you sometime that i never known. Please don’t touch my ball up there!
And very dismiss!
Ok!
Please!
The end






  
Sayangku..

Tell me how beautiful yours eyes
Matamu tak terpecayakan
Akan keniscayaan cintaku
Kesepian dalam ingatanku
Kesepian dalam  bayangan kelabu

Saya akan mewarnai hidupmu dalam bait nada-nada rindu kalimat cinta
Akan kurangkai dengan siraman rohaniku siraman kehangatan cinta
Alloh Maha Merajai Alloh Maha Mencintai
Alloh Maha Penyabar
Sekalimat itu cukup kututupi dengan
Maha benar Alloh dengan segala yang di firmankanNya


Puisi dengan peringatan!
Puisiku yang dapat memabukan lak candu

Disaat kesenangan yang memabukan puisi yang penuh kata-kata bijak
Disaat itulah saya mengatakan puisi mengandung candu! mengandung racun!
Barangkali disini ada yang tersadar dan berinisiatif
Kalian adalah pilihanNya berdasarkan kebijaksanaanNya dalam relung do’aku
Kalian terpilih atas kemauanku tapi adalah pilihanNya dalam hakku dalam memilih kalian
Tapi...,
Mengapa hanya satu mengapa?
Tidak terkirim surat!
Tapi...,
Mengapa tidak ada singgah satu kesenangan
Kesenanganku adalah “satu surat yang terbalaskan”
Hanya antara Ya atau Tidak!

Atau adalah sejuta racun yang menyakitiku dikala anda tidur terlelap atau tidak?
Atau adalah pedang yang pedih menancap dalam kepedihan hati cambuk bagi hatiku!
Atau kalian akan bangun dikala gelap gulita menatap gelap hati
Tapi…,
Mengapa dan mengapa adalah pertanyaannya yang mencobak cabik harapan indah
Dia adalah "pakaianku" sendiri!
Karena "wanita itu" sudah banyak menyakitiku dengan pertanyaan dan larangan seperti iblis
Wanita itu sudah pergi dalam idzinku idzinNya tapi mengapa ada keraguan 1000 tajamnya lidahnya akan menghampiriku

Ya! itu adalah realita realita yang amat sangat menyedihkanku mengapa? karena besok dia akan kembali
Padahal sudah pernah kesenangan mereguknya dalam kewajibanku dan kebolehanku serta idzinku
Tapi mengapa anda semua mengikuti "PakaianNya"
dalam senda gurau ada nasehat pahit
Dalam canda tawa ada laranganNya

Setetes air hikmah!

“Pancasila ! bukalah thogutmu ada 10001 pasukan syetan!”

Biarlah yang mpunya bertanggungjawab dalam dialog mufakat musyawarah atau apalah berbicara tanpa diriku!
Biarlah saya akan menjelaskan dalam duduk dalam kursi mpuknya pemerintahan atau dalam bagusnya dialog lewat kata-kata

Empat mata atau 100 mata tapi jangan hanya dua mata yaitu sendiriku berbicara dalam kegalauan!

Just one question?

Surat balasan agar saya tau anda semua mencintaiku!
Hadiah juga tak mengapa..*
Hanya satu pertanyaan terakhir agar anda tetap menjadi pilihanku dalam kenyataan,
Kapan saya bertanya anda menjawab dalam satu surat saja
Kapan ego saya diprioritaskan padahal sudah meminta*
Mungkin saya terlau egois atau mungkin ngantri seperti ngantrinya seorang artis-artis TV?
Tak mungkin! sudah cukup kapan saya Dan kita semua bertemu?
Terakhir saya meminta untuk “sujud”* kepada manusia?
Atau,
Akan saya ganti pilihanku berdasarkan KebijakanNya
Dengan manusia mulia* berdasarkan kebijakan dan kebijaksanaan Alloh Yang Mengasihaniku* (Ya Rohieem)
Mudah sekali bagi Alloh SWT mengganti anda-anda semua dengan mahluk Tuhan pilihanNya
Dan atau mungkinitulah yang terbaikan daripada saya trus diabaikan oleh wanita
Pilihan terakhir malam ini*

Waktu berbicara dan Tuhan adalah waktu*
Mulai saat ini waktu sudah berjalan.................

Takdir dan Qodar
“Wahai Alloh yang Maha Membolak-balikan hati akan”* berbicara pada anda!
Bersiaplah! Sekarat adalah hal yang membuatku takut!
Dan cukup sudah! “Saya mempunyai Hak untuk dikabulkan khusus untuk saya saja..”
Tinggalkan kalian dalam istana kedigdayan!
*
Waktu sudah berjalan................................,*.
“Audzubillaahiminasyaithoonierrojieem
Bismillahierrohmanierrohieem Bissmillahiallohuakbar!” 3x


Tangisan nan indah

Tangisan adalah sebuah wadah untuk air yang basah,
Seperti kolam yang membuat hati menjadi tenangSeperti ikan yang membuat hati takjub dengan keindahan
Jika tidak ada yang pernah kau tangisi maka apalah arti hati yang ajaib
Jika menangis haru maka kau akan takjub akan keindahannya Tuhan
Menangis karena sakit hati karena pria ..
Adalah obat untuk tetap tegar
Adalah pengalah dalam egonya lelaki
Adalah pemenang wanita yang tetap mencari lelaki yang lebih baik
Adalah sebuah kisah yang penuh dengan romantisme kehidupan
Jika tangisan adalah sebuah musabab
Mengapa engkau salahkan lelaki
Salahkan Tuhan
Maka engkau akan menagis
Betapa Tuhan mencintaimu.
By Dan
10 Desember 2013, Cimahi Utara Cihanjuang




Sang Purnama Raya
Oleh Dadan achdian
Simpang Dago 12/14/13  10:25

“Wajah yang penuh dengan sinar rembulan
dikala menatap sang guru kita”*
Arahkan kepada suatu keyakinan iman dan imam yang hakiki
Ke medan juang* kita bersama dalam arena pertarungan
Indah begitu indah dalam berjuang bersama dalam satu ketauladanan yang satu yakni beliau Rasululloh saw
Lemah lembut dalam bertutur kata, keras dalam melawan kesewenangan, kedzaliman di muka bumi ini!
Rasakanlah kedamaian dalam melihat sang wajah rembulan bagai memandang Muhammad sang Nabi akhir zaman
Ayo,
Mari kita bersuritauladankan kepada sang pemilik wajah yang bersinar bagaikan purnama raya indahnya
Karena pada akhirnya semua keinginan agar kita berkumpul dalam syurga kedamaian bersamanya
Yang Maha Gagah nan Perkasa akan terbahak-bahak”*
Ambisi kita gantikan dengan nawaetu Bismillahi Allohuakbar!* Kobarkanlah perang melawan hawa nafsu!
Kemudian kita akan berjuang bersama mujahid dakwah mujahid musik mujahid pena* Dan mujahid lainnya!
Telah menunggu bidadari syurga yang senyumannya melambai-lambai mengajak kepada syurganya Alloh!
---------------------- Insya Alloh --------------------------
 


Kekayaan layaknya perhiasan

Kekayaan layaknya kesenangan menipu
Suami yang lemah dalam pandangan Agama
Adalah aku (puisi oleh Dadan)

Sebuah cobaan yang amat menimpaku
Dikala,
Ekonomi sekarang "membunuhku" seakan tiada harapan
Sedangkan banyak kebutuhanku dan keinginan dalam impian nyata bukan impian ilusi semata

Kini kemiskinan membelit leherku sehingga tak berdaya karenanya
Dan akan aku bunuh si satu masa nanti!
Smoga paham wahai engkau pemilik surat terbanyak
dimana hakku!
Dimana engkau berada? ku tak paham!
Demikian adanya
Aku ingin! bertemu hanya bersua agar khayalanku punah sudah
Kenyataanku dan kenyatanmu
Inginku adalah waktu
Kapan dan dimanakah itu
Jamnya kuserahkan apa adanya waktumu!
Fitnah  menimpaku seakan menjeratku
Tegakah bila leherku sedang terbelit

Tapi diciptakanNya untuk hambamu yaitu wanita atau perempuan berdasarkan kemauanku yang munkin adalah kehendakNya yang Maha Pencipta
Ketika suatu ketika dalamnya air yang meragukanku
Buihnya  begitu banyak tapi,
Tepian pantai yang banyak mengandung buih
Sia-sia dalam lamunanyang menerawangi fikiran yang berserakan
Berserakan dimana-mana tapi,
Kemanakah engkau pergi tak pedulikan arahanku
Arahkan dalam bejana yang kosong
Pengembaraanku sudah sampai disini saja
Tinggalkan egoku
Kesombongananku
Karena akan membenamkan aku
Ke dalam kemarahanNya
_________________________________________________________________________________________________________________________________-----------------------------------------------à




Untuk Sby tercinta

Kebenaran memerlukan suatu perjalanan yang amat berliku berjalan panjang yang memilukan hati dan terkadang pengorbanan nan berat
Perjalanan hayati perjalanan ruhani selayaknya demikian adanya

Cahaya di atas cahaya adalah sinar bathin yaitu noor hidayah dari langit

Menengadah ke arah jauhnya langit yang terbias ke dalam angkasa keyakinan disanalah ada sang Pencipta yang berhak memberikan hidayah kepada siapa yang di kehendakiNya saja

Manusia tidak punya hak untuk menghendaki yang sesuiadengan kehendakNya

Hidayah seseorang bahkan Nabi pun demikian, do'anya tidak selalu dijawabNya

Cahaya di atas cahaya adalah sinar terang yang tercelup menyelusup ke dalam bathin hambaNya* karena memang Dialah sang pemilik Hidayah DZAT yang berkuasa atas hati hamba-hambanNya

Kesabaran tiada ada batasnya semoga khusnul khotimah dalam keadaan yang paling baik menurut pandanganNya

Diakhir dan di sepanjang sisa hidupmu walau kepahitan adalah laksana obat penggugah penggapai rindu penyala semangat dalam melaksanakan amanatNya

Demikianlah KisahNya yang dilaksanakan oleh hamba yang terpercaya karena demikianlah Dia selalu Maha Waspada dan Maha Lemah Lembut kepada pemimpin yang berpegang teguh pada keyakinan sebagaimana cahaya terang dalam kegelapan malam yang pekat selalu ada pelita ada percikan mutiara kalbun saliim

Dihati manusia adalah adanya tempat paling tersembunyi yaitu Qalbu yang selalu berbolak dan berbalik sesuai dengan kehendakNya

Akhir adalah segalanya walau pada awalnya buruk tapi ikhtiar dengan kokoh dan besemangat dalam mengalahkan diri sampai pada putus nyawa seumpamanya adalah merupakan patriot sejati selayaknya komando dalam menyiasati diri mengalahkan keegoan bawahannya

Hati adalah sang raja tempatnya mahkota selayaknya pada tempatnya sedangkan raja durjana yang mempunyai mahkota pada kepalanya akan dibenamkan karena kerajaanya bukan pada tempatnya.
Alhamdulillah

Bandung 23 Feb 2014 19:43

Cinta aku dan kamu wahai An-nisaa
Sebuah harapan Cinta

Kekayaan layaknya perhiasan
Kekayaan layaknya kesenangan menipu
Sebuah cobaan yang amat menimpaku
Demikian adanya
Aku ingin! bertemu hanya bersua agar khayalanku punah sudah
Kenyataanku dan kenyatanmu
Inginku adalah waktuku dan waktumu bersamaan dalam persamaan yang terindah dalam pandanganNya
Dan
pandangan kita berdua
Aku berkata dalam keluhanku padamu
Yaitu dalam kebenaran dan kejujuranku dan kamu
yang selalu apa adanya selalu mengalah
Tapi ada satu kesempatan kita tidak boleh mengalah
Yaitu ketika..
Fitnah  menimpaku seakan menjeratku
Tegakah bila leherku sedang terbelit?

Tapi diciptakanNya untuk hambamu yaitu kamu
Ketika suatu ketika dalamnya air yang meragukanku
Buihnya keraguanku begitu banyak tapi,
Tepian pantai yang banyak mengandung buih
Engkau seperti buih yang tak berkesudahan
Sia-sia dalam lamunan yang menerawangi fikiran berserakan
Berserakan dimana-mana
tapi,

Kemanakah engkau pergi tak pedulikan arahanku
Arahkan dalam bejana yang kosong
Pengembaraanku cukup sudah sampai disini saja
Tinggalkan egositas
Kesombongan nafsu dan janji palsu
Syetan durjana
Ini adalah sebuah nasehat sebuah takdir
bahwasannya aku selalu ada dalam waktumu
sampai hari ini
Dan sekarang
menurut kehendakNya juga
Bahwasannya waktu yang akan berbicara
Bahwa cinta itu adalah sebuah takdir dari yang
Maha Mencintai dan yang Maha Kuasa
Bahwa cinta itu buta atau tidak?

Cinta itu adalah kamu yang tidak buta akan perhiasan dunia dan aku meyakininya sayang
Tidak berkesudahan
Dan
yang paling indah adalah
Cinta kita adalah akan abadi dunia dalam kenangan dan akhirat adalah wallohua’lam

Amin.

03 Maret 2014 11:11

“Alhamdulillah hasbunalloh wanikmalwakil nikmal maulana wanikmal nasyieer..”

Suatu hari ” in the future..”

Waktu sekarang atau nanti

Di rumahku berhalaman anggrek tebu dan bunga-bunga lainya di cimahi utara Jawa Barat adalah tempat indah dalam berbagi kasih menumpahkan rasa rinduku kepadaNya kepada(nyah) kepada keluargaku.

Dan tiada kusadari detik-detik itu ketika..,
Sakitku tiada tertahan tertelan dalam lamunan atau pemikiran semu atau bahkan perihku bagai sesuatu yang termulaikan dalam terbahagiakan atau kehendakku atau mmmh entahlah
-----------------------------------------------------------
Alhamdulillah ketemu juga akhirnya..sama artis euy, kok kamu berubah yah sekarang semakin cantik sekali..,bahagia sekali rasanya ada yang bantu aku! lamunanku menerawang again tanpa kuszadari..
Train your mind to see the good in everything...!” Kata Tamara dalam fikirannya yang tertulis Aku tersentak kaget kok dia begitu biasa-biasa (bersahaja) saja gumam hatiku.
-----------------------------------------------------------
“Assalamu’alakuum….met sore!”
“Ooh..siapa ituh..?” kataku sambil menahan rasa sakit pedih hatiku. Dan kubuka pintunya sambil santaiku karena memikirkan tamu yang tak terduga atau tamu siapa yang termuliaNya yang memilihNya dalam keinginanku.
“Maaf yah aku begitu sibuk memikirkan pekerjaan dan kasus yang begitu mudah sih…”.
I said “ Ya..ga apa-apa kok yang penting saya suka kamu apa adanya kok dan yang sangat lebih penting lagi kamu begitu sudi berkunjung ke rumah aku ini yang sederhana sih..” Aku berkata sambil mataku tiada meninggalkan pancaran sorot mata Tamara yang sedih dan sesuatu sekali dan senyumannya itu tersimpan masa depan yang cerah sekali.
“He..he..” aku tak sengaja tersenyum dikulum
“Kok tersenyum sih ada pa nih..achdian? kok memandang mata saya yang..eh kok kamu tidak memelukku..!”
“Oh..iya sapa nih kok?” dan tanpa basa basi dan bias aku langsung memeluk nyah sambil cipiku cipika dan sekalian cipibir.
 “ Mmh…rezeki nih aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas berlian nih” kata hatiku dan rumahku adalah rumahmu juga kata bibirku yang ambohai memikat bagai magnetudo dan magnet kata(Nya).
Sekian terima kasih atas waktunya membaca
BNI Cabang Bandung Dago
a.n Dadan Achdian 0023780302

.Tamma
 

Komentar

Postingan Populer